salah satu mata
kuliah di semester 5 program studi Pendidikan Biologi adalah Budidaya Tanaman
dan Hewan, beruntung banget dapet kesempatan untuk field trip ke KPTT di
salatiga selain itu yang lebih spesial lagi perjalanan ini didampingi oleh Rm.
Wir selaku dosen mata kuliah ini dan rektor Universitas SaDhar -jalan-jalan
sama rektor itu sesuatu banget :)
KPTT merupakan singkatan dari Kursus Pertanian Taman Tani, lokasinya di
desa Karangduwet, Salatiga. Berangkat 9 november 2012 sampai di sana sekitar
jam 17.30 dan disambut oleh bruder Bambang.
bruder bambang memperkenalkan KPTT dan yang paling aku inget adalah ketika
bruder bambang bilang
"petani itu gak punya hari libur dan petani itu adalah manager " - karena kata-kata ini jadi tambah kepengen kayak bapak, guru iya, petani iya, peternak juga iya :) -
yang namanya kuliah walaupun fieldtrip tetep aja ada presentasi, beberapa
kelompok dari topik non sayuran yang maju. waktu menunjukkan pukul 21.30,
ketika Rm.Wir tanya masih sanggup lanjut atau nggak, kami sok-sokan aja
menyanggupi padahal perhatiannya udah nggak sepenuhnya ke presentasi :D
dan Rm.Wir dengan bijaksana mengakhiri presentasi malam itu yang diikuti
dengan tepuk tangan dan teriakan penuh sukacita :D
hari ke 2
time to walking around !!
kPTT yang di desa karangduwet dibagi jadi 2 bagian yaitu kebun atas dan
kebun bawah, di kebun atas ada tanaman sayuran, tanaman hias, peternakan sapi,
ayam, kelinci, bebek, kambing. sedangkan di kebun bawah dominan tanaman
sayuran.
kami dibagi menjadi 2 kelompok dengan 1 pendamping, disini kami dapat
kesempatan untuk tanya-tanya lebih dalam tentang topik yang kami ambil.
pendamping kelompokku adalah Pak Bowo yang dengan sabarnya menemani kami
berkeliling dan menjawab pertanyaan-pertanyaan kami :D
| pak bowo (kanan) yang sedang menjelaskan tentang tanaman terong |
pada bedengan tanaman terong maupun tanaman lain ditambahkan seresah dedaunan yang dikenal dengan istilah mulsa. hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelembaban tanah :)
| mulsa organik berupa seresah daun pada bedeng tanaman terong |
ketika berada di 'kawasan' terong kami melihat ada beberapa hama diantaranya kutu dan wereng kapas, tapi seperti kehidupan pada umumnya harus ada yang dimangsa dan pemangsa. yup, kumbang macan salah satu predator alami bagi hama-hama tadi.
| kutu pada tanaman terong |
--- VS ---
|
selain bantuan dari predator alami, kita juga bisa mengusahakan pengendalian hama dengan menggunakan perangkap diantaranya perangkap kuning dan perangkap lalat buah yang dibuat dengan bahan yang mudah didapat dan cara yang sederhana.
Perangkap kuning dibuat dengan botol bekas yang diberi warna cerah -karena hama biasanya suka warna terang/ cerah sehingga dapat menarik-, kemudian diberi lem tikus dan dipasang pada kayu yang ditancapkan disekitar bedengan.
| salah satu perangkap kuning yang dipenuhi hama walaupun ada kumbang macan yang ikut nempel juga :) |
| pak bowo sedang menjelaskan pembuatan perangkap kuning |
Perangkap lalat buah juga dibuat dengan botol bekas yang di dalamnya diberi senyawa yang dapat menarik lalat jantan, dengan demikian lalat betina tidak dapat berkembang biak.
lalat buah yang terperangkap
to be continued...